Temu KMK Sastra St Mikhael dengan Peserta TSI IV Ternate

penyerahan antologi TSI IV Ternate kepada Ketua KMK Sastra St Mikhael

Segenap anggota Komunitas Sastra St. Mikhael bersama staf inti Dusun Flobamora atas nama Pion Ratuloly bersama anak SMA Givans yang dipimpin langsung oleh RD. Amanche bersama-sama mengadakan pertemuan sastra di pantai Lasiana. Pertemuan itu terjadi Minggu, (6/11/11), pukul 13.00. Sesi pertama oleh moderator Fr. Iseng, memberi tempat kepada Fr. Ishack Sonlay guna sedikit mensharingkan  pengalaman seputar ajang kebersamaan bersastra di mana yang telah terjadi tanggal 24-30 Oktober, minggu kemarin di Ternate, Kab. Maluku Utara itu. “Kegiatan-kegiatan yang dilangsungkan dalam ajang mennyuplai warna baru sastra di era digital ini di antaranya adalah seminar, deklamasi puisi, sharing komunitas-komunitas sastra seluruh Indonesia dan kunjungan ke tempat wisata seputar Kota Ternate,” tutur calon toper Keuskupan Atambua ini.

Di sesi berikutnya, Mario Lawi, rekan seperjalan Frater Ishack menambahkan bahwa adegium menulis dengan menulis adalah tidak tepat di zaman seperti ini. “Menulis dengan menulis itu bukan saatnya lagi. Semua mempertegas dengan mengambil sikap bahwa di zaman ini menulis harus diawali hanya dengan membaca,” ungkap mahasiswa FISIP UNDANA ini. Ia pun menambahkan bahwa ajang itu seolah  kembali menunjukkan sastra lisan yang sebenarnya sudah berada di ujung tanduk zaman ini. “Justru yang dibuat di sana adalah kaget-kaget dari antara mereka langsung mempersembahkan puisi tanpa teks untuk semua hadirin.”

Romo Amanche dalam pembicaraannya mengharapkan bahwa sastra seharusnya untuk para frater sebagai teman seperjalanan dalam mana berupaya menggali lebih dalam soal akademi dalam ilmu filsafat dan Teologi. “Sastra sebenarnya harus dijadikan jiwa. Untuk para frater, sastra dijiwai sebagai bagian yang peting bagaimana mengenalnya lebih dalam di rumah filsafat dan teologi. Nikmatilah aromanya dengan memberi kepadanya ruang yang istimewa sebagai bagian yang tak terpisahkan dari hidup panggilan, ” tegas Romo yang kini menjalani tugasnya di SMAK Giovanni Kupang. Hadir pula dalam pertemuan itu, Romo Sipri dan Romo Patris selaku moderator KMK dan sastra St. Mikhael, juga frater-frater TOP di antaranya Frater Janu dan Frater Hiro.

Pertemuan ini pun terjadi berkat dukungan dari para frater unit Gloria. Frater Bento selaku sosius telah menerima anggota sastra untuk boleh menyantap hidangan siang yang sudah disiapkan oleh Fr. Jobry, dkk. Pertemuan ini berlangsung kurang lebih dua jam. Oleh semua yang mengambil bagian dalamnya tahu apa yang telah direncanakan ke depan. Soal mementaskan drama, deklamasi sastra Bonet dan memulai yang baru pada Dusun Flobamora yang sempat sunyi entah mengapa.(Parera/MN)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s