Evaluasi Kegiatan PesFam XX

Kamis, 20/10/2011, pada pukul 21.00 Wita, bertempat di kamar makan para frater, diadakan evaluasi. Evaluasi ini membahas bagaimana kelancaran kegiatan dari pembukaan hingga puncak acara pesta dies natalis (pesta keluarga) STSM. kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari masing-masing unit, tingkat dan tentunya, para ketua kelompok dan pengurus inti sendiri.

kegiatan yang dipandu oleh Fr. Anton Kapitan berjalan sesuai agenda yang sudah disiapkan. Setelah dibuka dengan doa, langsung diikuti dengan evaluasi. Kesempatan pertama diberikan kepada perwakilan masing-masing unit, menyusul tingkat dan para ketua kelompok guna menyampaikan evaluasi mereka mengenai kelancaran kegiatan. Selanjutnya kesempatan diberikan kepada para koordinator perlombaan untuk mempertanggung jawabkan jenis-jenis kegiatan yang diadakan.

Adapun hal-hal yang diangkat dalam  evaluasi antara lain;

  • Masih ada frater yang kurang mengambil bagian secara aktif dalam kegiatan perlombaan maupun pertandingan.
  • Kurang koordinasi antar seksi-seksi.
  • Acara malam puncak yang dinilai belum cukup menampilkan unsur-unsur budaya, yang seharusnya menjadi tema kegiatan itu sendiri.
  • Banyak dari para peserta perlombaan dan pertandingan yang belum tahu persis bagaimana kriteria penelitian dari setiap perlombaan dan pertandingan.

Berkaitan dengan kegiatan malam puncak, dari seksi acara sendiri menjelaskan bahwa sebenarnya segala sesuatu telah disiapkan dengan baik, khususnya acara-acara yang bernuansa budaya, namun ketika hendak tampil, acara-acara itu dibatalkan secara sepihak oleh kelompok yang telah dipercayakan dengan alasan kurang siap dan ada yang katakan takut dikomentari.

Setelah mendengar laporan pertanggungjawaban dari bendahara, kegiatan ini ditutup dengan tanggapan dari RD. Sipri Senda selaku ketua panitia, yang juga hadir dalam kegiatan evaluasi ini. Pada kesempatan pertama beliau mengucapkan banyak terima kasih atas keterlibatan seluruh pihak dalam menyukseskan kegiatan  dies natalis STSM yang ke-XX kali ini.  Menurut beliau semua kekurangan, kelebihan, keberhasilan dan kegagalan harus diterima dengan lapang dada sebab kita semua telah beritikat baik dalam menyukseskan kegiatan ini. Ia juga menambahkan, untuk kegiatan-kegiatan selanjutnya, agar diperhatikan supaya segala  kekurangan, catatan miring dan kegagalan harus mampu diminimalisir, dengan upaya meningkatkan koordinasi diantara semua pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (ANDY/MN)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s