Tahbisan Imam di Katedral Kupang

Katedral MN, Rabu 14/09/2011. Sebanyak 24 Diakon ditabhiskan menjadi imam oleh Mgr. Antonio Guido Filipazzi dan Mgr. Petrus Turang, Pr dalam perayaan Ekaristi pentabhisan imam baru di gereja Katedral Kristus Raja Kupang.
Adapun ke 24 Diakon yang ditahbiskan menjadi imam, sebanyak 11 Diakon tamatan Seminari Tinggi St. Mikhael asal Keuskupan Agung Kupang, Misionaris Carmelit satu orang, Misionaris Claretian delapan orang dan Misionaris Serikat Sabda Allah sebanyak empat orang imam.
Dalam khotbahnya Mgr. Antonio secara tegas menyatakan bahwa menjadi imam adalah anugerah Tuhan dan imamat harus dijaga lewat perbuatan dan perkataan atau kesaksian hidup, terutama menjadi imam adalah tidak berpikir dan berbuat yang ganjil. Seperti, membangun relasi dengan rekan bisnis ataupun menjadi seorang politikus. Hal itu sangat tidak diharapkan ketika menjadi imam. Selanjutnya Mgr. Antonio juga menegaskan bahwa kesaksian dan teladan hidup sangat menentukan dalam pelayanan, “Ketekunan dan kerajinan anda membuat umat juga tekun dan rajin, kesucian anda dapat menyucikan umat.” Demikian penegasan Mgr. Antonio bagi para imam baru dan kepada seluruh imam yang hadir.
Tabhisan imam baru kali ini menurut Mgr. Antonio sebagai Dubes Vatikan untuk Indonesia, merupakan pengalaman pertamanya menabhiskan imam sebagai uskup, sehingga menurutnya ini merupakan kesempatan iman yang penuh rahmat.
Selain itu pula, Rm. Yarid Cornelius Munah, Pr tercatat sebagai imam pertama dari pulau Semau, pulau kecil yang dihuni oleh mayoritas umat Protestan. Hal tersebut merupakan suatu kebanggaan yang luar biasa. Allah telah memilih hamba-Nya dari tempat yang terpencil dan kecil untuk berkarya di kebun anggur-Nya.
Kesan terharu dan bangga juga meliputi seluruh umat yang hadir dalam peristiwa iman ini, karena tampil di hadapan mereka putera-putera terbaik gereja yang sekian waktu telah menempuh prosos pendidikan calon imam, dinyatakan layak ditahbiskan menjadi imam, yakni sebanyak 24 orang. Jumlah yang termasuk banyak untuk tabhisan imam.
Mengakhiri perayaan ekaristi uskup Agung Kupang Mgr. Petrus Turang membacakan Surat Keputusan penempatan tempat tugas bagi imam projo yang baru. Selanjutnya, Gubernur NTT Bpk. Frans Leburaya turut memberikan motivasi dan dukungan bagi para imam baru.
Proviciat dan selamat menjalani imamat dalam karya pastoral, doa kami dari almamater tercinta tetap menyertai Romo sekalian dan kamipun berdoa bagi para imam misionaris, semoga tetap teguh dalam panggilan dan karya selanjutnya. (FrC/MN)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s