KONFERENSI AWAL TAHUN PEMBINAAN

STSM, MN. Mengawali Tahun ajaran yang baru, Prefek Seminari Tinggi St. Mikhael, Rm. Herman Punda Panda, mengadakan konferensi awal bersama seluruh Frater, pada hari Rabu 17 Agustus 2011, yang berlangsung di Kapela Seminari. Pada kesempatan itu, Rm. Prefek mengangkat tema pembicaraan tentang Kedisiplinan dan Tanggung Jawab yang menjadi fokus utama dalam hasil evaluasi semester genap kemarin.

Dalam konferensi itu, beliau mengatakan beberapa hal yaitu kedisiplinan dalam konteks calon imam perlu diwarnai oleh nilai kemuridan yang harus dicapai. “Kedisiplinan merupakan wujud eksistensi yang sejati. Kedisiplinan erat kaitannya dengan motivasi murni menjadi Imam. Dan karena itu, kalau motivasi tidak murni, maka keinginan untuk menjadi Imam pun akan kabur”. Tandasnya.

Secara tegas ia mengatakan bahwa kedisiplinan bertujuan untuk mengatur sikap yang sejalan dengan status sebagai calon Imam. Dan untuk memperoleh kehidupan yang baik, maka setiap calon imam harus tertib mengikuti segala kegiatan seminari. Para calon imam pun harus jujur. “Kalau tidak punya kejujuran, baik terhadap diri sendiri maupun kepada Tuhan, maka akan melahirkan pribadi yang munafik”. Jelasnya. Keberhasilan  itu sendiri akan dicapai bila formandi dapat membuka diri pada formator secara jujur dan  transparan. “Formandi adalah penanggung jawab utama bagi kemajuan dirinya sendiri dalam menjawab panggilan hidupnya”. Katanya.

Sedangkan tanggung jawab, mengandaikan adanya tugas dan kewajiban serta adanya laporan atas tugas dan kewajiban yang telah dijalankan. Dan tugas utama seorang Calon Imam adalah membina diri untuk menjadi imam. Tanggung jawab dalam hal-hal kecil sangat penting dalam membina sikap tanggung jawab yang sejati. Dan dalam hidup berkomunitas, setiap frater dituntut untuk dapat mengutamakan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi. “Hidup berkomunitas seperti di seminari ini menuntut setiap calon imam untuk hidup tidak mementingkan diri sendiri saja. Dan karena itu, kedisiplinan dan tanggung jawab harus dapat diinternalisasikan dalam diri setiap frater”, tegasnya.

Konferensi ini berakhir pada pukul 10.30. Kemudian dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan RI, para Frater diberi ijin untuk keluar jalan-jalan.[Dick-3]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s