EVALUASI SEMESTERAN

Senin 15 Agustus 2011 aula tercinta Seminari Tinggi St. Mikhael  kembali dipadati oleh  para frater  untuk bersama-sama melakukan kegiatan evaluasi  program kerja semesteran. Kegiatan ini berlangsung hingga selasa 16 Agustus 2011.

Bertempat di aula seminari Tinggi St. Mikhael Penfui, evaluasi program kerja berlangsung dengan cukup tenang dan teratur. Para frater antusias dengan kegiatan ini sebab bisa menjadi bahan refleksi, dan mengembangan diri dengan menerima kritikan serta masukan demi kehidupan panggilan yang lebih baik ke depan. Terutama jalannya kehidupan berkomunitas yang berdisiplin. Selama kurang lebih dua hari para frater dan pembina bergelut dengan program kerja semester lalu, masukan-masukan, kritikan, serta saran yang  menjadi acuan dalam perbaikan kinerja kerja dan mutu hidup ke depan.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh frater mulai dari tingkat I sampai tingkat VI serta para pembina Seminari evaluasi dipimpin langsung oleh ketua umum Fr. Roby Seran. Adapun yang menjadi agenda evaluasi ialah, evaluasi seksi-seksi sebanyak lima belas seksi seminari, evaluasi tingkat Keuskupan (Keuskupan Atambua, Keuskupan Agung Kupang, Keuskupan Weetebula), evaluasi per Tingkat , evaluasi per unit, evaluasi kegiatan Konser Trans Timor dan pemilihan badan pengurus seminari yang baru.

Secara garis besar hal-hal yang sering diangkat oleh para frater dan pembina dan menjadi permasalahan utama yang dihadapi hampir semua seksi ialah masalah kurangnya kedisiplinan dan tanggung jawab frater dan menjalankan aturan, tugas dan kehidupan harian. Terkesan para frater banyak yang apatis atau malas  dengan aturan harian. Hal ini merupakan masalah yang sama saja dan sering kali menjadi topik utama dalam evaluasi-evaluasi terdahulu.

RD. Herman Punda Panda, sebagai Prefek menegaskan bahwa, para frater hendaknya menyadari jati dirinya sebagai calon imam sejati sehingga sikap dan perbuatannyapun menunjukkan ciri khas calon imam, hal ini akan nampak nyata dalam kehidupan berkomunitas. Mencintai aturan, menjalankan tugas, memelihara fasilitas umum, ialah aplikasi dari calon imam yang sejati. Dari evaluasi ini Prefek  mengharapkan agar kinerja dari seksi-seksi dan unit-unit kerja frater ke depan lebih terarah, terkoordinasi, mempunyai rencana dan strategi kerja yang mantap, dengan tetap berkonsultasi kepada para pembina atau pendamping seksi yang terkait.

Sebagai agenda terakhir dan cukup penting, para frater secara demokratis melaksanakan pemilihan Badan Pengurus yang baru periode 2011-2012, dengan para calonnya dari para frater tingkat V Keuskupan Atambua Fr. Antonius Kapitan dan Fr. Kristianus Fallo menjadi calon ketua, Keuskupan Agung Kupang  Fr. Andreas G. Alo’A dan Fr. Evalianus Riba dari Keuskupan Weetebula sebagai  calon wakil ketua. Setelah dilangsungkan perhitungan suara oleh panitia pemilihan calon Ketua Umum, maka Fr. Kristianus Fallo mendapat perolehan sura terbanyak selisih empat suara dari Fr. Antonius Kapitan, yakni 73 sura dari 144 frater pemilih.  Fr. Andreas  G. Alo’A mendapat 117 suara dari 144 pemilih.  Sehingga Fr. Kristianus Fallo terpilih menjadi ketua umum yang baru, dengan wakilnya Fr. Andreas G. Alo’A, Sekretaris Fr. Antonius Kapitan, Bendahara Fr. Evalianus Riba.

Proviciat dan terima kasih kepada badan pengurus lama, yang terlah menjalankan tanggung jawab selama satu tahun. Dan selamat bekerja untuk kepengurusan yang baru.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s